Aslamualaikum,,'Akh antum sudah tau kalau tata tadi siang meninggal' !!??
Kira-kira seperti itulah percakapan ditelfon saat seoarang teman memberi kabar memilkukan ini.
Innallilahi wainnalillahi rojiun' Segala yang bernyawa pasti akan kembali kepada Rabb-Nya
Informasi yang mengejutkan ini datang dari negeri seberang. Seorang panutan, salah satu orang yang ideal dijadikan sosok inspirasi dan pembelajaran dalam hidup. Telah berpulang, dipanggil kembali oleh Kekasihnya, dalam tenang dan tak menyisahkan tangis dari keluarganya namun justru siratan keihlasan.
Tata'. Begitulah kami memangginya. Itulah panggilan familiar yang biasa kugunakan untuk berinteraksi dengan beliau. Beliau adalalah sosok yang memang pas untuk dijadikan panutan dalam hidup'.
Ditengah kesenjaan usianya, senyuman masih saja terus menghiasi wajahnya, sesekali terkekeh memperlihatkan sisa-sisa giginya yang sudah banyak keropos dimakan oleh umur. Dengan khas kopiah hitamnya, baju lengan panjangnya dan gaya jalannya yang sudah mulai bungkuk',. Ditengah kondisi seperti ini beliau masih terus setia berjualan untuk menghidupi keluarganya agar asap dapur tetap mengepul, dengan modal berjualan rokok dan minum-minuman dingin dipelataran Fakultas ku.
'Ga pa-paji sedikit untungnya opick',yang penting halal'
Itu salah satu kalimat yang sampai hari ini masih terus saja saya ingat.
Karakter Simpel, selalu tak memusingkan seberapapun pembelinya. Saat kumandang azan dimesjid kampus, dengan segera dagangannya ditutup seadanya untuk menyempurnakan ibadah hariannya.
Saya sudah hapal jadwal-jadwal tata membeli barang dagangannya. Dengan menggunkan becak, dengan sedikit tergopoh-gopoh dipagi buta beiau sudah tiba dikampus dengan becak yang dipenuhi barang daganganya. Beliau pernah bercerita' ada seorang koko cina didaerah pasar macini baru yang sudah menjadi langgananya sejak dulu memulai berjualan sampai sekarang. Kadang saat barangnya habis, beliau memanggilku untuk pergi berbelanja melengkapi barangnya, biasanya berupa rokok dan minuman-minuman berupa aqua, tehgelas dan macamnya.' ahhh..masa-masa Ini yang ku rindukan dari beliau'
Saya jauh lebih senang menghabiskan waktu dikampus, bercerita dengan beliau sambil menunggu jadwal kuliah atau hanya sekedar berkunjung untuk silaturhmi menemaninya menunggu pembeli. Sesekali menggantikan beliau untuk berjualan.
Ada harga yang berbeda saat saya berinteraksi dengan sosok sederhana yang ini. Bukan hanya ilmu yang banyak kudapatkan dari beliau, tapi tentang strategi mengamalkan hidup, dan pengalaman Hidup.
Tak jarang beliau membagikan minuman atau permen kepada satpam ataupun pemulung yang biasa mampir ditepatnya untuk mengumpulkan sisa-sisa gelas minuman. Pernah dipenghujung akhir masa kuliahku saya diundang kerumahnya diacara pernikahan cucunya. Disana saya diperkenalkan dengan keluarga kecilnya, dan rumah sederhananya yang merupakan hasil dari berjualan dikampus semenjak duapuluh tahun yang lalu.
Beliau senang bercerita, mengajarkanku bahasa makassar, tulisan lontara, menceritkan rutinitas hariannya, bangun sholat tahajud, setelah subuh keliling berjalan, lalu menuju kampus berjulan hingga sore, bercerita tentang masa mudanya yang keras menjadi seorang buruh bangunan, saat masih ditakalar, dan cerita-cerita perjuangan hidupnya untuk menghidupi keluarganya hingga dipenghujung usia, masih tetap semangat.
Hanya tilawah dan bait-bait doa yang bisa saya kirimkan, ada sedikit penyesalan tak bisa hadir dipemakamannya, tadi saat diltelfon mace (anak tata), saat beliau terbaring dirumah sakit beberapa minggu yang lalu, pernah menanyakan tentang diriku.
Rasa bersalah pun muncul karena belakangan sudah tak pernah lagi menghubungi beliau, saya tak tahu mau berdalih dengan alasan apa untuk menjawab tak sempat menghubungi beliau.
Tapi sekarang beliau sudah tenang ditempat peristirahatannya. Cerita dari mace, di penghujung umurnya saat beliau akan menghembuskan nafas terakhir, sosoknya begitu tenang tanpa ada kesan sakit sedikitpun, matanya teduh terpejam tanpa perlu dibantu untuk ditutup...
selamat jalan tata, Insyallah semoga Allah mengizinkan kelak kita berkumpul dijannah firdaus-NYA...
Amin....
22:24 18 Mei 2013