Sabtu, 18 Mei 2013

'Kembalinya Tata' Sosok Panutan

Aslamualaikum,,'Akh antum sudah tau kalau tata tadi siang meninggal' !!??
Kira-kira seperti itulah percakapan ditelfon saat seoarang teman  memberi kabar memilkukan ini.

Innallilahi wainnalillahi rojiun' Segala yang bernyawa pasti akan kembali kepada Rabb-Nya
Informasi yang mengejutkan ini datang dari negeri seberang. Seorang panutan, salah satu orang yang ideal  dijadikan sosok inspirasi dan pembelajaran dalam hidup. Telah berpulang, dipanggil kembali oleh Kekasihnya, dalam tenang dan tak menyisahkan tangis dari keluarganya namun justru siratan keihlasan.

Tata'. Begitulah kami memangginya. Itulah panggilan familiar yang biasa kugunakan untuk berinteraksi dengan beliau. Beliau adalalah sosok yang memang pas untuk dijadikan panutan dalam hidup'.
Ditengah kesenjaan usianya, senyuman masih saja terus menghiasi wajahnya, sesekali terkekeh memperlihatkan sisa-sisa giginya yang sudah banyak keropos dimakan oleh umur. Dengan khas kopiah hitamnya, baju lengan panjangnya dan gaya jalannya yang sudah mulai bungkuk',. Ditengah kondisi seperti ini beliau masih terus setia berjualan untuk menghidupi keluarganya agar asap dapur tetap mengepul, dengan modal berjualan rokok dan minum-minuman dingin dipelataran Fakultas ku.

'Ga pa-paji sedikit untungnya opick',yang penting halal'
Itu salah satu kalimat yang sampai hari ini masih terus saja saya ingat. 
Karakter Simpel, selalu tak memusingkan seberapapun pembelinya. Saat kumandang azan dimesjid kampus, dengan segera dagangannya ditutup seadanya untuk menyempurnakan ibadah hariannya.

Saya sudah hapal jadwal-jadwal tata membeli barang dagangannya. Dengan menggunkan becak, dengan sedikit tergopoh-gopoh dipagi buta beiau sudah tiba dikampus dengan becak yang dipenuhi barang daganganya. Beliau pernah bercerita' ada seorang koko cina didaerah pasar macini baru yang sudah menjadi langgananya sejak dulu memulai berjualan sampai sekarang. Kadang saat barangnya habis, beliau memanggilku untuk pergi berbelanja melengkapi barangnya, biasanya berupa rokok dan minuman-minuman berupa aquatehgelas dan macamnya.'    ahhh..masa-masa Ini yang ku rindukan dari beliau'

Saya jauh lebih senang menghabiskan waktu dikampus, bercerita dengan beliau sambil menunggu jadwal kuliah atau hanya sekedar berkunjung untuk silaturhmi menemaninya menunggu pembeli. Sesekali menggantikan beliau untuk berjualan. 
Ada harga yang berbeda saat saya berinteraksi dengan sosok sederhana yang ini. Bukan hanya ilmu yang banyak kudapatkan dari beliau, tapi tentang strategi mengamalkan hidup, dan pengalaman Hidup. 

Tak jarang beliau membagikan minuman atau permen kepada satpam ataupun pemulung yang biasa mampir ditepatnya untuk mengumpulkan sisa-sisa gelas minuman. Pernah dipenghujung akhir masa kuliahku saya diundang kerumahnya diacara pernikahan cucunya. Disana saya diperkenalkan dengan keluarga kecilnya, dan rumah sederhananya yang merupakan hasil dari berjualan dikampus semenjak duapuluh tahun yang lalu.

Beliau senang bercerita, mengajarkanku bahasa makassar, tulisan lontara, menceritkan rutinitas hariannyabangun sholat tahajud, setelah subuh keliling berjalan, lalu menuju kampus berjulan hingga sore, bercerita tentang masa mudanya yang keras menjadi seorang buruh bangunan, saat masih ditakalar, dan cerita-cerita perjuangan hidupnya untuk menghidupi keluarganya hingga dipenghujung usia, masih tetap semangat. 

Hanya tilawah dan bait-bait doa yang bisa saya kirimkan, ada sedikit penyesalan tak bisa hadir dipemakamannya, tadi saat diltelfon mace (anak tata), saat beliau terbaring dirumah sakit beberapa minggu yang lalu, pernah menanyakan tentang diriku. 
Rasa bersalah pun muncul karena belakangan sudah tak pernah lagi menghubungi beliau, saya tak tahu mau berdalih dengan alasan apa untuk menjawab tak sempat menghubungi beliau.

Tapi sekarang beliau sudah tenang ditempat peristirahatannya. Cerita dari mace, di penghujung umurnya saat beliau  akan menghembuskan nafas terakhir, sosoknya begitu tenang tanpa ada kesan sakit sedikitpun, matanya teduh terpejam tanpa perlu dibantu untuk ditutup...
selamat jalan tata, Insyallah semoga Allah mengizinkan kelak kita berkumpul dijannah firdaus-NYA...
Amin....
22:24 18 Mei 2013


Jumat, 17 Mei 2013

Asas Manfaat struktur laba-laba..!!!


Malam ini hujan. Tak biasanya jogja seperti ini sejak ditinggal musim penghujan dipenghujung april. Pagi tadi cerah tapi senja memang tak bisa berdusta. Membawakan hadiah awal gelap untuk malam.

Karpet didalam kamar kos menjadi saksi, tumpukan buku dan tugas yang masih tercercer rapi. Sediktit penerangan dari lampu neon philip ukuran 15 what jadi teman setia menikmati kitab-kitab peradaban yang akan menjadi tumpuan masa depan.

Gemercik air diluar, menjadi relaksan yang mengasyikan sebagai pelipur lara mata yang kian meregang otot-ototnya. 

'Halaman buku yang menjadi saksi tulisan ini menerangkan tentang ‘Struktur senyawa tubuh dengan model rantai labalaba yang membentuk proses biosintesis kompleks'  dan Bebearapa fotokopian Jurnal reverensi  yang masih saya coba pahami apa substansinya, sambil sesekali menggaruk kepala yang sebenarnya tak gatal namun sudah menjadi kebiasaanku.

Terkadang timbul pertanyaan’ Kira-kira nanti dimasyarakat, apa yang bisa termanfaatkan dari beragam model pembelajan yang mengerucut seperti ini’

Dalam diri terkadang mengeluarkan  kalimat-kalimat ancaman???
Mereka tak akan pernah bertanya pendidikan terakhir anda atau berbasa-basi tentang orientasi pekerjaan dan masa depan anda. Yang mereka butuh hanya asas manfaat yang bisa teraplikasikan untuk kemaslahatan hidup orang banyak# GAGAL PAHAM...

Kamis, 16 Mei 2013

Kata Tanya..???

Untuk apa Hidup..!!!

Jika masih saja berjubahkan kemaksiatan....
Saat harta masih menjadi linangan air mata...

Untuk apa Hidup..!!!
Jika kelebihan dijadikan tameng kesombongan
Jika kekurangan terus saja menjadi bahan gunjingan

Untuk apa Hidup..!!!
Jika terus saja membandingkan antara aku dan si'Fulan

Untuk apa Hidup..!!!...
Untuk apa Hidup..!!!

Ketika ilmu tak bisa dijadikan panutan...
Ketika ijasah masih menjadi tumpuan...

UNTUK APA HIDUP...

Jika keraguan masih saja menjadi pelipur lara
Jika kata tanya lebih banyak dari pada membasuh muka(Wudhu')
Jika Keyakinan masih saja beralasankan keikhlasan

Teruslah bertanya tentang ke'Esaan..!!!
Untuk bertemu esok saja, tak ada yang bisa  memastikan??
Oksigen saja  didapatkan gratisan...

Tanya umurmu,Tanya dirimu,
Menunduklah wahai zat yang  kotor...

Bada shubuh, menyambut datangnya ramadhan...


Belajar 'Habit-nya Ustad Felix...


Tulisan ini saya buat setelah memnonton video tauzih ustad Felix Siau. Saya ga akan ngebahas Biografi beliau tapi saya akan menyampaikan ilmu-ilmu  penting yang saya dapatkan dari beliau.

Pertama 
Jika ingin menjadi ahli disuatu bidang kita harus memilki Habit.
Habit adalah kebiasaan yang terus menerus kita lakukan.
Habit bisa terjadi karena adanya latihan dan diulang terus menerus. Jadi jika ingin menjadi ahli disuatu bidang lakukanlah latihan yang sesuai dengan bidang yang kita inginkan selanjutnya dilakukan secara istiqomah' terus menerus. Ga ada yang instan. dan ga usah terlalu banyak mikir. sebagai contoh jika kita ingin menjadikan kebiasaan sholat tahajud. Pikir tentang takutnya nanti ga ikhlas karena terpaksa bangun tengah malam atau tak memilki waktu, sulit bangun. Tapi cukup luangkan waktu dan paksa bangun, insyallah awal-awalnya kan berat, tapi setelah satu bulan dan ddilakukan secara terus menerus akan mulai menjadi kebiasaan.

Kedua 
Sebuah kutipan dari imam  Syafii tentang cara belajar
'Wahai saudaraku anda tidak akan menguasai suatu ilmu kecuali dengan enam syarat' :
1. Dengan kecerdasan . Masunia semua dibekali IQ
2. Bersemangat. Tidak selesai sebelum mendapat
3. Kesungguhan, berbuat sesui dengan apa yang ingin kita raih, ingin menjadi penulis, menulislah bukan   main game, ingin pintar banyak baca buku, bukan banyak tidur.
4. Memilki bekal (Waktu atau  Investasi)
5. Bersama pembimbing 
6. Waktu yang lama, Tidak ada yang isntan
Istiqomah dalam kesabaran. Bersabarlah untuk belajar hingga khusnul qhotimah
'Its not what they do, But what they did' (Jangan lihat apa yang mereka raih sekarang, tapi lihat apa yang mereka lakukan sebelumnya)..
Allah ga' mungin membebankan sesuatu yang tidak kita bisa, maka allah perintahkan yang pasti mampu kita lakukan.

Semoga bermanfaat...Terutama buat manusia-manusia seperti saya, memiliki kepribadian malas tapi mimpi selangit ...

Rabu, 15 Mei 2013

ke-M-A-L-A-S-an...

Mei takan pernah hilang dari tanggalan masehi. Saya pun ga tahu sejak kapan keberadaannya, karena sejak saya lahir dia sudah ada lebih dulu. Nampaknya dia jauh lebih tau tentang sejarah hidupku dibanding diriku yang mengerti tentang dirinya. membingungkan kan..!!!!!
Yang jelas Saya adalah salah satu orang yang  beruntung masih bisa menemuinya lagi untuk yang keduapuluhtiga kali. Kuharap jangan bosan ya bray..!!

Waktu bak air dalam pipa yang mengalir tanpa keran, sekalipun nafas terhenti, mana mungkin dia akan peduli..!!!. sadis kan bray, Hidup memang lebih kejam dari Sinetron yang ada  ibu tirinya...

Malam ini saya merasa terpaksa menulis diblog ini. Entah kenapa saya mau memaksakan untuk menulis. Ditengah badai kemalasan yang datang.

Kali ini saya tertarik menulis  tentang kebencian yang sudah terlanjur tertanam dan tumbuh subur didalam diriku. Apa itu?  enggg..inggg..ongggg...
Ada dua hal yang paling saya benci dimuka bumi ini. Yang pertama, orang yang mebuang sampah sembarangan. Yang kedua adalah keMALASank.

Kalau untuk yang pertama, itu harga mati, ga tau kenapa bisa muncul kebencian itu, tapi memang saya terlanjur ga suka sama mereka yang membuang sampah sembarangan (Konotasi sampah yang universal.red)

Yang kedua tentang MALAS. Ini yang akan kubahas ditulisan ini. Kali ini saya ingin melakukan pengakuan dosa. Saya adalah tipikal seoarang pemalas. Tapi sayangnnya saya belum paham patofisiologi  malas itu apa?''. Tapi hebatnya  saya sadar kalau kemalasan itu tidak baik untuk kesehatan dan justru terkadang kita betah bertahan hidup dengan kemalasan. Oleh karena itu saya mau berbagi tentang informasi penyakit yang satu ini.

Kenapa timbul malas?
Apakah kita yang mengundang atau memang setiap pribadi manusia sudah Tuhan bekali kemalasan dalam dirinya masing-masing?

Setelah saya coba analisis apa yang terjadi pada diriku sampai hari  ini, muncul hipotesa awal  tentang penyakit yang berkedok sahabat ini. Awalnya saya senang memanjakan diri karena memang sedari kecil saya sudah dimanja sama orang tua. Jadi apa saja keinginan harus dipenuhi. Hingga hal ini yang menulitkanku untuk beradaptasi dengan kemandirian. Baju selalu dicuciin, Nonton semau gue, Lebih banyak mainnya sama teman, Bahkan sering ga pergi ngaji cuman gara-gara jadwal ngaji  bertepatan dengan jadwal main bola dilapangan belakangan rumah. Hebat ga thu..

Nah saya lihat berawal dari sini muncullah bibit-bibit Kemalasan  itu. Saya justru rajin pada hal-hal yang sifatnya akan merugikan masa depanku kelak. dan semua itu telah saya perbuat sejak jaman belum sunat.Parah ga thu..

Makanya sampai sekarang saya belum menemukan formulasi yang tepat untuk membuat suatu obat yang dapat membasmi penyakit ini. Tapi alhamdulilah semenjak saya mulai kuliah dan pisah dari orang tua. Kemalasan ini sedikit demi sedikit mulai turun intensitasnya, karena memang kondisi yang memaksakan. Nah dari sini juga saya bisa sedikit mengambil pelajaran, jika kemalasan itu bisa muncul karena lingkungan.
Kadang lingkungan yang sesuai dosis akan mampu sedikit demi sedikit mengurangi rasa kemalasan itu.

Jadi titik poin untuk miminimalisir kemalasan kemalasan adalah yang pertama Jangan memanjakan hidup dan yang kedua Hiduplah dilingkungan yang sesuai dengan dosis kebutuhan kita masing-masing.

Semoga dengan tulisan ini bisa sangat bermanfaat buat saya pribadi yang sedang belajar membasmi sisa-sisa penyakit malas yang masih ada didalam diri, malas menghapal quran, malas tahajud, malas sholat, malas belajar, malas baca buku,  dan malas memainkan hati wanita ckckkc
Tapi kalau boleh jujur, saya sebenarnya tipikal orang yang rajin. Rajin dalam hal tidur,bertapa (melamun) diatas gunung, dan betah didalam kamar sendirian.

Tulisan ini dibuat ditengah kesibukan memperhatikan setumpuk materi kuliah yang akan diujiankan besok pagi....
Harigato kosaimash...