..........
Kubiarkan kaki ini berlari..
Untuk mengelabui hujan
Agar ia tak tahu ada air mata yang tumpah dipelipis nadi..
Kumelihat ilalang mengadu pada Tuhannya
Yang terlanjur iri dengan kepompong yang bisa berubah sesuka hati...
Kumelihat rumput pun melakukan hal serupa
Turut mengadukan nasibnya
Mengapa ia tak berwujud mahkota yang selalu dimadu oleh kumbang...
Kebohongan apa ini Tuhan...??
Mata ini sempat terkagum dengan keindahan
Setelah diperhatikan ternyata itu semu....
Kuperhatikan disekelilingku...
Ada yang menangis
Ada yang tertawa
Ada yang kelaparan
Ada yang kekenyangan
Ada yang meminta
Ada yang menyembunyikan
Ada yang pintar membodohi..
Ada yang membohongi kejujuran
Tempat apa ini Tuhan???...
Memilih menjadi angin jauh lebih baik
Dari pada menjadi kesatria yang tak bisa berbuat apa-apa...
#Syair untuk mereka yang senang menjamu diri..

puisinya cukup menginspirasi saya, salam sastra
BalasHapus