Jumat, 27 Februari 2015

AWESOME...!!!


Apa gerangan yang kita cari dalam hidup ini ??. Awalnya kita dilahirkan, kemudian tumbuh dan terus tumbuh, hingga berakhir di suatu lubang dengan ukuran yang tak lebih besar dari rata-rata tubuh kita. Pernahkah kita pikirkan, sebelum kita  dilahirkan, kita dalam wujud seperti apa dan dari manakah asal kita sebelum menggunakan pakaian bernama manusia. 
Saya menemukan kutipan puisi Rumi dalam dua buku yang berbeda, pertama didalam buku sikologi kematian komaruddin hidayat dan yang kedua saya lupa judulnya. Rumi mendeskripsikan apa yang ada di alam pikirannya tentang hidup, dalam sebuah puisi (Sunting) seperti ini :

Mula-mula dia muncul dalam alam benda mati
Kemudian masuk ke dunia tumbuh-tumbuhan
 
lalu melangkah maju
Ke kehidupan hewan, dan sekali lagi
 
Sekali lagi Sang Pencipta Yang Maha Bijaksana sebagaimana engkau ketahui
Memindahkannya dari alam hewani
Ke tingkat Manusia; demikianlah dari satu alam ke alam lainnya...

Tak terkenang lagi akan keadaan sebelumnya,
Dan dari jiwanya yang sekarang pun dia akan diubah pula

      Ada saat dimana manusia akan dipaksa untuk memikirkan tentang hal-hal di luar kebiasaannya. Banyak pertanyaan-pertanyaan yang akan muncul, siapa yang menciptakan mereka, untuk apa mereka diciptakan, kenapa harus mereka yang diciptakan, akan kemana setelah mereka diciptakan dan apa yang terjadi sebelum dan sesudah mereka diciptakan dan pertanyaan-pertanyan terkait dengan apa yang dilihatnya dan apa yang tidak dapat dilihatnya.

Banyak lagi hal-hal rumit namun menarik, yang belum ter'ilmiah'kan, semisal Apaka Energi berbentuk materi, apakah gravitasi berwujud atau efek ‘energi’ yang memaksa kaki antuk tatap menyentuh batas yang dipijaknya. Apa yang akan terjadi jika kepala yang menyentuh tanah kemudian kaki berada diatas. Apa yang menyebabkan gravitasi menarik manusia dan seluruh materi yang ada diatasnya. Mengapa Graviatasi memilki batasan panjang gelombang sehingga tak menarik material-material diluar radius batas kemampuannya. 

Dalam proses biokimiawi misalnya, semua aktivitas organik dirubah menjadi energi untuk terus tumbuh dan berkembang. Fenomena ini terus terjadi seperti model singgular yang terus membesar namun berinti. Sama Seperti proses terciptanya alam semesta, yang dimulai dari sekumpulan materi yang bergabung dan saling berikatan kemudian menyebabkan ledakan akiba energi yang ditimbulkan oleh aktivitas pertukaran  elektronnya, yang dikenal dengan teori Big bang. Contoh kecil fenoma ini mungkin adalah matahari, yang mengandung begitu banyah unsur Hidrogen dan Helium.
 
Hawking meyakini waktu adalah ‘Tuhan’. Waktu menyebabkan semua aktiivitas di jagad raya teregulasi dengan sangat baik. Tidak ada yang bisa mengentikan ataupun menciptakan waktu. Waktu pun ia yakini benbentuk materi namun karena memiliki energi yang sangat besar menyebabkan proses pergerakannya yang sangat cepat, sehingga tidak menemukan titik temu radiasi panjang gelombang yang mampu dilihat oleh mata manusia.

ANEH MEMANG...
Kira-kira dulu saya dalam wujud seperti apa??...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar