Akh..Akh...!!! Bangun Akh..Sudah Subuh.!!...
Suara diiringi ketokan pintu..!! Ayo Akh bangun sudah azan..!! Dengan modal energi sisa yang kumiliki untuk memulihkan kesadaran, mencoba menjawab panggilan dari balik pintu, 'Iya bang..Sudah bangun. Diluar sayup-sayup terdengar lantunan azan subuh bersahutan, Ku tatap jam sudah jam empat subuh.!!. Suara yang sudah familiar ditelinga. Hampir setiap subuh suara nan merdu itu, selalu menjadi alarm hidup untuk mungingatkan panggilan Suci disubuh hari.
Kos kami tepat berada dibelakang fakultas pascasarjana UGM. Mata masih sangat sulit untuk dibuka, seperti lem yang masih terus merekat. Kata Ustad Ini semua adalah hasil perbuatan setan, yang sengaja, agar kita tetap pulas tidur. Ada tiga hal yang menjadi penanggkal untuk melepaskan ikatan lawan berat kemalasan saat subuh, yang pertama segera minum air putih, kedua, segera gosok gigi dan terakhir segera berwudhu, berdasar riwayat muhammad taupik.
Sejak saya diyogya, Suara ini yang akan menjadi salah satu bagian cerita dalam sejarah hidupku kelak. Beliau yang bernama lengkap Khairil Fahmi, yang sebagian dari kami yang tinggal bersama dikos mengangkat beliau sebagai orang yang dituakan, alhasil kami memberikan nama kehormatan dengan sebutan bang Fahmi, selaian bang fahmi juga merupakan kakak tingkat, beliau juga nampak jauh lebih dewasa dianatara kami yang berkumpul dalam satu atap rumah kos ini.
Perawakan beliau yang supel, ramah, murah senyum, membuat banyak yang akrab dan senang untuk berlama-lama berbagi cerita dengan bang fahmi. Tak heran jika hampir tiap pekan selalu ada teman-teman sejawt beliau selalu datang berkunjung dikosnya.
Yang menarik dari bang fahmi adalah keistikomahannya dalam hal ibadah. Jujur saya merasa iri dengan beliau. Perwakan yang tenang serta terbuka dengan orang lain menambah khasanah keistimewaan dalam diri beliau. Bang fahmi yang saat ini mengambil Program pascasarjana di fakulatas kedokteran, berasal dari Lombok, Nusa Tenggara Barat.Dulunya bang Fahmi starata satunya dimabil juga dilombok tepatnya diuniversitas Mataram angkatan dua ribienam Fakultas Biologi.
Hebatnya selama saya kenal dengan bang fahmi, tak pernah sekalipun melihatnya alpa untuk berangkat kemesjid, entah itu subuh, siang ataupun malam, bahkan hujan deras sekalipun. Serta kebiasaan beliau yang selalu mengingatkan kami dan mengetuk pintu kamar kami setiap mau berangkat kemesjid ini yang kelak selalu kami rindukan. Belaiu selalu berangkat lebih awal kemesjd.
Pernah suatu waktu saya keasikan online dilantai tiga padahal mesjid sudah bernyanyi mengingatkan telah masuk waktu magrib. Kemudian bang Fahmi muncul, entah lewat dari mana, kemudian lembut menyapa ayok..!!! akh berangkat, sebentar dilanjutkan 'Tau tidak antum' Hanya orang-orang yang sombong yang tidak solat, apa lagi menunda-nunda solat dengan mimik wajah senyum dan tak ada keraguan sedikitpun diwajahnya. Mendengar ini, lekas jemari ini segera mematikan leptop sambil tersenyum yang sebenarnya dalam hati merasa bersalah.
Banyak hal yang membuat kami betah berlama-lama ngobrol dengan bang fahmi.Satu lagi tabiat beliau yang patut dicontoh adalah, tiap bertemu pasti lebih dulu menyapa, dimanapun itu. Beliau tak pernah sungkan untuk menyapa dan bertanya untuk sekedar basa basi yang sebenarnya membuat kami sungkan. Yang menurut say sedikit aneh, Justru bang fahmi yang lebih senior namun tak pernah merasa tinggi dan malu untuk menyapa lebih dulu.
Tabiat beliau ini yang membuat kami terkadang selalu meminta nasehat kepada beliau ketika futur sedang melanda keimanan. Dalam hati, betapa berunutung mrngrenal bang fahmi. Banyak pelajaran yang bisa kita ambil dari kisah hidupnya.
Terkadang saya merenung, betapa indahnya saat kita sudah melaksanakan ibadah bukan atas dasar kewajiban namun atas dasar kebutuhan dan kecintaan kita terhadap Allah. Terlihat jelas dari perilaku orang yang sudah merasakan nikmatnya seperti ini. Dan itu tercermin dari tingkah laku keseharian bang Fahmi, yang tenang, sederhana, dan selalu menyejukan saat melihat wajahnya.
Ada banyak hal yang bisa diambil saripatinya untuk dijadikan pelajaran hidup buat diri, agar bisa belajar dan memaknai hidup lebih bijak dan lebih baik lagi...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar