Kamis, 07 Maret 2013

Gondrong Judulnya ..!!!

Kali ini saya tertarik mengomentari tentang rambut...
Belakangan ada pro dan kontra megenai model rambut panjang dikalangan pria yang familiar disebut gondrong. Jika kita tarik kebelakang tentang riwayat para manusia-manusia yang pernah memanjangkan rambutnya. Terjadi beragam pendapat mengenai kenapa mereka memilih memanjangkan rambutnya.

Nah yang saya ingin bahas disini bukan tentang perbedaan pendapat ataupun stigma masyarakat terkait tentang pilihan seorang pria memanjangkan rambutnya. Karena pasti akan terjadi perdebatan bagi yang pro dan kontra, trutama my-mother yang getol melarang gondrongisme dikalangan remaja ataupun pria dewasa.

Orang-orang dulu, terutama kaum adam menjadikan rambut sebagai simbol kesatria mereka bahkan ada yang berpendapat ini simbol kekutan mereka, ini terlihat dari beberapa raja-raja dinusantara yang memang memlihara rambutnya, bahkan kesatria-kesatria maupun pendekar yang terkenal juga turut menjaga rambutnya. Namun semenjak masuknya bangsa-bangsa asing yang berniat menjajah negri ini, mereka mulai menerapkan rambut pendek  dengan dalih terlihat seragam dan lebih rapi menurut standart mereka. Namun yang saya lihat justru disini ada unsur intimidasi ingin melihat apakah warga negara waktu itu tunduk terhadap peraturan yang mereka buat. karena memang kesan gondrong lebih dekat dengan penilaian merdeka dan tak ingin diatur. Ini pendapat pribadi dari saya. Bahkan dari kalangan aktivis mahasiswa angkatan 70-80an yang paling getol mengkritisi pemerintah pada waktu kebanyakan memiliki rambut gondrong. Al hasil keluarlah dendrit Priseden Soekarno pada waktu itu yang memerintahkan untuk melarang memanjangkan rambut bagi setiap pelajar terutama dikalangan mahasiswa. Saat reformasi pun demikian, teman-teman mahasiswa yang biasa tampil dimedia dengan getol-getolnya melakukan perlawanan adalah mereka yang terlihat dengan model rambut panjangnya. Dilain sisi juga kita melihat sederetan nama-nama beken ilmuwan, seperti isak newton, albert einsten, jika dari aktor ada tom crus, john lenon,  bahkan ada riwayat pun saya pernah baca bahwa Rasullualh S.A.W mensunaahkan untuk memanjangkan rambut dengan catatan rapi dan bersih.

Saya pun masih belum memilki alasan yang kuat mengapa saya memilh untuk memanjakan rambutku sampai hari ini. Jujur, sebenarnya hasrat ini sudah dari dulu pengennya semenjak awal semester masuk kuliah, tapi karena waktu itu jurusan yang saya pilih tak membolehkan masuk lab dengan rambut panjang,  mau tidak mau tunduk juga terhadap sistem, sekalipun paling sering ditegur saat mau masuk lab untuk memotong rambut.


Jaman Mahasiswa 2009
Ujian Meja 2012, Disuruh cepak sama Pembimbing :(

Jaman mahasiswa 2011
Mulai Terliahat gondrongnya Bulan September 2012  

Ini Waktu Awal Tahun 2013 :)

Ini terkhir Bulan Februari 2013 Hehehe..



Poin yang ingin saya sampaikan disini bukan suatu pembelaan tentang mereka yang memilih untuk memanjangkan rambutnya, karena sayapun belum menemukan alasan yang tepat kenapa ada hasrat untuk memeanjangkan rambut. Akan tetapi, entah karena aura kelai-lakian saya (Hehehe....belum ada dikamus bahasa indonesia maknanya) ada timbul rasa yang kuat ingin melihat seperti apa wajah yang dititipkan Tuhan ini ketika rambut dipanjangkan. Saya pun belum tahu sampai seberapa panjangnya rambut ini akan bertahan, tapi yang jelas saya hanya ingin melihat diri ini yang sebenarnya itu seperti apa dan belajar menerima diri ini apa adanya, tanpa perlu didandanin ala model apapun semisal ala rambut metrosexsual dengan gaya rambut jambul ala koreanya,dibagus-bagusi, dirapi-rapiin,just wanna real my self. Tapi dengan kesan rapi, tidak rantasa', Jorok, No smoke tentunya... :)

2 komentar:

  1. Not bad...
    Lbh bgs gondrong pik:)

    BalasHapus
  2. aku juga gondrong lo bg :D
    org mau suka apa tdk itu terserah, aku apa adanya bg
    salah satu alasan kenapa aku gondrong, karena aku mencintai kebebasan dan benci dikekang serta diskriminasi

    BalasHapus